Sabtu, 07 September 2019

Resensi Novel Bila Esok Ayah Telah Tiada


BILA ESOK AYAH TIADA



Penulis             : Nagiga Nur Ayati
Penyunting      : Harris S Yulianto
Perancang Sampul      : Zariyal
Penata Letak   : Heru Tri Handoko
Penerbit          : Puspa Swara, Anggota Ikapi
Cetakan           : 1 – Jakarta, 2014

Buku ini mengisahkan tentang sepuluh anak yang mengisi hari-hari berbeda ketika ayah masih ada. Lalu penyesalan mereka setelah ayah tiada. Dan bagaimana mereka menjalani hidupnya kemudian tanpa seorang ayah dengan membawa rasa sesal yang teramat dalam.
Ayah adalah sosok yang paling dikenal anak,setelah ibu. Namun jasa ayah akan terkenang sepanjang masa. Sebagai pemimpin keluarga, ayah bertanggung jawab atas kebutuhan keluarga sepanjang hidupnya. Bukan sekedar mencari nafkah, tetapi juga memberikan banyak kebajikan kepada anaknya. Keberadaan ayah sudah pasti akan menjadi sumber kebahagiaan kita.
Buku ini berisi kumpulan kisah hidup berbagai anak dalam mengisi hidupnya bersama ayah sebelum tiada. Buku ini layak dibaca untuk semua kalangan baik pria maupun wanita, remaja dan dewasa. Pastinya, bisa menjadi motivasi agar kita selalu mengingat ayah. Ketika membaca buku ini pembaca akan terbawa perasaan dan senantiasa akan selalu mengingat ayah. Bahwa sebenarnya kasih sayang ayah tidak dapat dibeli, tak dapat digantikan dengan materi seberapa pun jumlahnya. Kasih sayang seorang ayah tidak dapat bisa diperhitungkan. Bahkan seorang ayah rela memberikan apapun demi masa depan anaknya bahkan nyawapun rela ia korbankan.

Kesimpulan Buku ini sangat cocok dibaca oleh semua kalangan, sebab kisah cinta antara anak dan ayah yang banyak dialami oleh semua manusia. Sehingga pembaca dapat mudah terbawa suasana. Namun buku ini berakhir dengan cerita sedih dan penyesalan. Sehingga pembaca akan merasa sedih. Maka dari itu, pembaca harus siap mental untuk membaca buku ini.

http://library.fip.uny.ac.id/opac/index.php?p=show_detail&id=8190&keywords=Bila+esok
http://library.fip.uny.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siapa khalda? Yukk kenali lebih jauh ini dia biodata Khalda Luqyana

  Ass. Wr. Wbr, om swastiastu, namo budaya dan salam sejahtera bagi kita semua.. Seseorang pernah berkata kepada saya bahwa ketika kita la...